Lewati ke konten utama
Fresh seafood platter with clams, shrimp and oysters arranged on a wooden board with herbs and lemon

Budaya & Warisan

Seafood Terbaik di Batam: panduan makan seperti warga lokal

Dari ikan pari bakar di pantai hingga tangki lobster hidup di Waterfront City, kancah seafood Batam adalah rahasia kuliner terbaik pulau ini.

Marcus Wijaya

20 Februari 20252 menit baca

Mengapa Batam Adalah Destinasi Seafood

Batam terletak di tengah Selat Malaka, salah satu perairan penangkapan ikan paling produktif di dunia. Hasilnya: seafood yang luar biasa segar, dimasak dengan gaya Melayu-Tionghoa yang menjadi ciri khas masakan Riau Indonesia, dengan harga yang membuat orang Singapura kembali setiap bulan.

Waterfront City: Destinasi Foodie

Deretan restoran seafood di Waterfront City adalah jawaban Batam untuk East Coast Seafood Centre di Singapura – tapi lebih murah dan lebih ramai. Pesan kepiting saus cabai, udang lada hitam, dan kerang mentega. Semua restoran memiliki tangki hidup sehingga Anda tinggal menunjuk apa yang Anda inginkan.

Pasar Malam Nagoya: Surga Jajanan Kaki Lima

Kios-kios pasar malam di Nagoya menyajikan seafood dengan gaya berbeda – lebih santai, lebih lokal. Ikan pari bakar dibungkus daun pisang, mie goreng seafood penuh kerang darah, dan sate padang dengan bumbu kacang adalah menu wajib.

Barelang: Seafood di Luar Jalur Wisata

Berkendaralah ke area Barelang dan Anda akan menemukan restoran kecil milik keluarga yang menyajikan apa pun yang baru turun dari perahu pagi itu. Tanpa menu, tanpa bahasa Inggris, makanan luar biasa. Tunjuk, senyum, makan.

Apa yang Harus Dipesan

Wajib coba: udang bakar (udang harimau panggang), kepiting saus tiram, cumi goreng tepung, dan ikan bakar (minta kerapu). Siapkan anggaran SGD 20–35 per orang untuk hidangan lengkap.